AL ASHR
Kembali ke Direktori
Tema Bulan Ini Environment

Tikus: Bahaya dan Cara Mengatasinya

Sep-Okt 2026 (Episode 02)

Shofiyatun Nihayah, S.Pd. (Guru Alquran)

Terbit: 12 Okt 2026 • 15 tayangan

Tikus: Bahaya dan Cara Mengatasinya
 Tikus sering dikaitkan dengan tempat yang kotor. Anggapan semacam ini sudah lama beredar dan ada benarnya, tetapi bukan kotornya yang dicari oleh tikus. Sebagai binatang malam, tikus bersembunyi di siang hari dan mulai berkeliaran saat lingkungan sepi. Yang ia cari adalah makanan, air, dan tempat berlindung, dan hal-hal itu kebetulan mudah ditemukan di tempat yang tidak terawat dan kotor. 

Sisa makanan yang tercecer, sampah yang menumpuk, dan barang bekas yang berserakan menjadi kombinasi yang sempurna bagi tikus. Di tempat seperti itu, ia bisa makan, minum, sekaligus membuat sarang tanpa perlu berpindah jauh. Semakin banyak sumber makanan dan tempat sembunyi, semakin betah pula ia menetap dan berkembang biak. 
Menariknya, tikus sebenarnya rajin membersihkan tubuhnya dengan menjilati bulu dan kakinya. Namun jalur yang dilaluinya penuh dengan kuman, seperti selokan, tempat sampah, dan celah-celah lembap menjadikannya binatang kotor. Kuman itu terbawa ke mana pun ia berjalan, lalu menyebar lewat kotoran, air kencing, dan air liurnya ke area yang ia lalui, misalnya dapur, area sempit dan celah sekitar rumah. 

Dari sisi kesehatan, tikus dikenal sebagai perantara sejumlah penyakit, di antaranya leptospirosis, diare, dan demam akibat infeksi bakteri tertentu. Risikonya cenderung meningkat pada musim hujan, ketika air kencing tikus dapat bercampur dengan genangan air. Anak-anak yang aktif bermain dan gemar menyentuh berbagai benda menjadi kelompok yang lebih mudah terpapar. 

Kabar baiknya, tikus dapat dijauhkan dengan langkah-langkah sederhana. Makanan disimpan dalam wadah tertutup, sampah dibuang setiap hari ke tempat bertutup, dan lubang kecil di dinding atau lantai ditutup. Ketika makanan dan tempat bersembunyi tidak lagi tersedia, tikus biasanya pergi dengan sendirinya. Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun setelah bermain dan sebelum makan pun menjadi perlindungan tambahan yang mudah dilakukan. 
Kebersihan bukan hanya soal tampilan yang baik dan rapi. Lingkungan yang benar-benar bersih membuat tikus kurang betah dan membantu keluarga tetap sehat terjaga. Kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama di rumah dan sekitarnya dapat memberikan dampak besar bagi kenyamanan dan kesehatan semua orang. 

Baca Dokumen

Silakan klik atau geser untuk membalik halaman.

Unduh