Ketika kelas berpindah dari bangku sekolah ke dunia nyata, anak-anak menemukan bahwa belajar bisa terasa begitu menyenangkan.
Pagi itu, 21, 22 dan 28 September 2026 wajah-wajah penuh antusiasme menghiasi perjalanan siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Al Muttaqien menuju KidZania Surabaya. Bagi sebagian anak, kegiatan ini mungkin tampak seperti perjalanan bermain. Namun, di balik riuhnya kegembiraan, terselip pengalaman belajar yang justru terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di KidZania, anak-anak tidak hanya melihat dan mendengarkan. Mereka mencoba, mengambil peran, membuat keputusan, dan belajar bertanggung jawab atas pilihan yang mereka lakukan. Sesuai dengan 6 tema diantaranya: Ourselves, Environment, Technology, Entrepreneur, Changing, dan Manage The World.
Ada yang menjajal profesi sebagai dokter, pemadam kebakaran, koki, polisi, hingga berbagai pekerjaan lainnya. Setiap peran menghadirkan pengalaman berbeda. Anak-anak diajak memahami bahwa setiap profesi memiliki tugas, aturan, dan tanggung jawab masing-masing.
Di sinilah field trip menjadi lebih dari sekadar perjalanan keluar sekolah. Anak-anak belajar bahwa dunia kerja membutuhkan kedisiplinan, komunikasi, keberanian, kerja sama, dan tanggung jawab.
Yang menarik, pengalaman tersebut hadir melalui cara yang sesuai dengan dunia anak: bermain sambil belajar. Keceriaan mereka ketika mencoba berbagai profesi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Mereka belajar berinteraksi dengan teman, mengikuti instruksi, menyelesaikan tantangan, sekaligus berani mencoba sesuatu yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya.
Bagi siswa kelas 4,5 dan 6 pengalaman seperti ini menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan mulai mengenali beragam kemungkinan cita-cita. Bisa jadi hari ini mereka bermain menjadi dokter atau pemadam kebakaran, tetapi pengalaman itu dapat menjadi pintu kecil untuk mengenal dunia yang lebih luas.
Kadang, pelajaran tentang tanggung jawab hadir ketika seorang anak mengenakan atribut profesi. Pelajaran tentang kerja sama muncul ketika mereka menyelesaikan sebuah misi bersama. Dan pelajaran tentang percaya diri tumbuh ketika mereka berani mengambil peran.
Field trip kelas 4,5 dan 6 SD Al Muttaqien di KidZania Surabaya menjadi pengingat bahwa setiap pengalaman dapat menjadi pembelajaran.
Sebab, anak-anak bukan hanya membutuhkan pengetahuan tentang dunia. Mereka juga perlu mengalami, mengeksplorasi, dan merasakan langsung bagaimana menjadi bagian dari dunia tersebut.
Hari itu mungkin akan berakhir ketika bus kembali ke sekolah. Namun, cerita, pengalaman, dan pelajaran yang dibawa pulang bisa jadi akan tinggal jauh lebih lama—menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam mengenal diri, menemukan potensi, dan merangkai cita-cita.