Di tengah kesibukan aktivitas sekolah, terdapat ruang yang menghadirkan ketenangan sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang membangun hati dan menumbuhkan keimanan. Ruang tersebut hadir melalui kegiatan Majelis Taklim Al Muttaqien (MTM) yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Majelis Taklim Al Muttaqien diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 dan diselenggarakan di rumah salah satu siswa. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana untuk menambah wawasan keislaman, MTM juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar berinteraksi, berbagi, dan mempererat silaturahmi.
Ustazah Imas Firliana Kurniawan, S.Pd., menyampaikan bahwa Majelis Taklim Al Muttaqien memiliki peran lebih dari sekadar kegiatan rutin sekolah. “MTM bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi wadah bagi siswa untuk menuntut ilmu, melatih keberanian dan kepercayaan diri, serta mempererat silaturahmi. Melalui MTM, siswa belajar tampil, berbagi, dan berinteraksi sehingga tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berilmu, dan berakhlak baik.”
Majelis taklim menjadi salah satu kegiatan yang memberikan warna tersendiri dalam kehidupan sekolah. Bukan sekadar kegiatan keagamaan, majelis taklim menjadi wadah untuk menambah wawasan keislaman, memperkuat keimanan, sekaligus mempererat silaturahmi di antara warga sekolah.
Lebih dari sekadar mendengarkan tausiah, majelis taklim juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat. Guru dan siswa dapat saling berbagi pengalaman, memperkaya pemahaman agama, serta menguatkan komitmen untuk menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.
Hal tersebut sejalan dengan semangat “Sekolah Iman, Akhlak, dan Prestasi” yang menjadi bagian dari nilai pendidikan di SD Al Muttaqien. Ustaz Rendy menyampaikan bahwa pendidikan yang baik tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang memiliki iman yang kuat dan akhlak yang mulia. “Di sinilah semangat ‘Sekolah Iman, Akhlak, dan Prestasi’ menemukan maknanya. Pendidikan yang baik tidak hanya melahirkan anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki iman kuat, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama.”
Majelis taklim mungkin berlangsung dalam waktu yang sederhana. Namun, nilai-nilai yang ditanamkan di dalamnya dapat menjadi bekal yang panjang bagi siswa. Sebab, dari hati yang senantiasa diingatkan akan kebaikan, lahir sikap yang lebih santun. Dari silaturahmi yang terus dijaga, tumbuh kebersamaan. Dan dari ilmu yang dipelajari serta diamalkan, diharapkan lahir keberkahan.
Majelis Taklim Al Muttaqien menjadi salah satu ikhtiar untuk menumbuhkan generasi yang dekat dengan Allah Swt., berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Semoga kegiatan ini senantiasa menjadi sarana untuk memperkuat iman, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan lingkungan sekolah yang semakin hangat dalam kebersamaan dan keberkahan.